Sebuah blog berisi tutorial, informasi, tips dan trik seputar Teknologi Informasi
Nuklir Jepang
Nuklir Jepang - Kejadian Tsunami jepang sudah larut malah sekarang datang lagi musibah di jepang yaitu masalah Nuklir. PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) di Jepang bocor dan meledak setelah terjangan Tsunami.
Kata nuklir berarti bagian dari atau yang berhubungan dengan nukleus atom (inti atom). Reaktor Nuklir di PLTN jepang itu terdapat Pompa pendingin reaktor nuklir yang jebol dan tidak dapat digunakan lagi akibat gempa dan tsunami jepang.
Reaktor nuklir adalah suatu tempat atau perangkat yang digunakan untuk membuat, mengatur, dan menjaga kesinambungan reaksi nuklir berantai pada laju yang tetap. Berbeda dengan bom nuklir, yang reaksi berantainya terjadi pada orde pecahan detik dan tidak terkontrol.
Reaktor nuklir digunakan untuk banyak tujuan. Saat ini, reaktor nuklir paling banyak digunakan untuk membangkitkan listrik. Reaktor penelitian digunakan untuk pembuatan radioisotop (isotop radioaktif) dan untuk penelitian. Awalnya, reaktor nuklir pertama digunakan untuk memproduksi plutonium sebagai bahan senjata nuklir.
Saat ini, semua reaktor nuklir komersial berbasis pada reaksi fisi nuklir, dan sering dipertimbangkan masalah risiko keselamatannya. Sebaliknya, beberapa kalangan menyatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir merupakan cara yang aman dan bebas polusi untuk membangkitkan listrik. Daya fusi merupakan teknologi ekperimental yang berbasi pada reaksi fusi nuklir. Ada beberapa piranti lain untuk mengendalikan reaksi nuklir, termasuk di dalamnya pembangkit thermoelektrik radioisotop dan baterai atom, yang membangkitkan panas dan daya dengan cara memanfaatkan peluruhan radioaktif pasif, seperti halnya Farnsworth-Hirsch fusor, di mana reaksi fusi nuklir terkendali digunakan untuk menghasilkan radiasi neutron. (ref : wikipedia).
Dampak radiasi jika kerusakan PLTN mencapai level 7 akan sangat besar dan sampai ke negara-negara lain seperti Korea, China, hingga Filipina dengan batas kontaminasi yang bervariasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar